jelaskan perkembangan sistem transmisi dan penyimpanan data hingga saat ini

ENIAC Pada awal 1940-an teknologi hari adalah tabung vakum. Sebuah piring dibebankan menyimpan saat ini dan yang saat ini dapat dibaca oleh polaritas piring, sehingga data yang diambil adalah baik nol atau satu. Ini adalah media penyimpanan untuk satu bit. RS232 terhambat pada Kecepatan Transmisi Rendah, tegangan ayunan besar, dan standar konektor yang besar.Komputer pribadi modern, USB telah mengungsi RS-232 dari sebagian besar peran antarmuka periferal. Sampai saat ini RS-232 masih digunakan, terutama di mesin industri, peralatan jaringan, dan alat instrumentasi ilmiah. Bahkanmedia massa dengan mudah dapat mengarahkan masyarakat membentuk opini akan suatu peristiwa yang selanjutnya akan terjadi. Media massa mampu mengarahkan, membimbing, dan mempengaruhi kehidupan di masa kini dan dimasa mendatang (Nurudin, 2009: 255). Perkembangan teknologi komunikasi berlangsung demikian pesatnya sehingga DefinisiSistem Transmisi Data. Pada dasarnya sistem transmisi merupakan proses penjalaran suatu bentuk energi dari satu titik ke titik yang lainnya. Contoh yang merupakan transmisi: Energi listrik, elektromagnet, cahaya, suara dan sebagainya. Yang kita bicarakan adalah transmisi data yang berhubungan dengan prinsip telekomunikasi. Sebutkandan jelaskan Komponen Sistem Informasi Manajemen! Jawab: Database berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan informasi oleh beberapa unit organisasi, dimana database mempunyai kecenderungan berkembang sejalan dengan perkembangan organisasi, sehingga interaksi antar unit akan bertambah besar yang Rencontre Du Troisieme Type Film Streaming. Seiring perkembangan zaman, maka teknologi juga semakin maju dan berkembang. Hal ini berimbas pada media penyimpanan data yang terus berevolusi dari masa ke masa. Berikut akan dibahas mengenai macam-macam media penyimpan data dari masa ke masa. 1. Punch CardPunch Card adalah selembar kertas kaku yang berisi baik perintah untuk mengendalikan mesin otomatis atau data untuk aplikasi pengolahan data. Kedua perintah dan data diwakili oleh ada atau tidak adanya lubang di posisi yang telah ditentukan. Media ini ditemukan pada tahun 1725 oleh Basile Bouchon dan terus digunakan hingga tahun 1970. Punch Card ini memiliki 90 kolom dan jumlah data yang bisa disimpan kapasitas di dalam media penyimpanan ini sangatlah kecil. Selain itu, fungsi utama media ini bukan untuk menyimpan informasi atau data untuk manusia, melainkan untuk menyimpan pengaturan setting untuk mesin yang berbeda. 2. Punch TapeOrang pertama yang mengetahui penggunaan paper tape yang biasanya digunakan untuk mesin faksimili dan mesin telegram tahun 1846 ini bernama Alexander baris tape menampilkan satu karakter, tetapi karena kita bisa melipatnya dengan mudah maka media ini dapat menyimpan data lebih banyak daripada Punch Card. 3. Selectron TubePada tahun 1946 RCA mulai mengembagkan Selectron Tube yang merupakan awal format memori komputer. Perangkat ini berukuran 10 inci dan dapat menyimpan data sebanyak 4096 bits. Tetapi harga satu buah Selectron Tube ini sangatlah mahal dan umurnya pun sangat pendek di pasaran. 4. Magnetic TapeMedia penyimpanan ini telah digunakan pertama kali oleh IBM untuk menyimpan data pada tahun 1950-an. Sebuah roll Magnetic Tape dapat menyimpan data setara dengan 10 ribu Punch Cards. Fenomena ini membuat Magnetic Tape menjadi sangat populer sebagai cara menyimpan suatu data komputer hingga pertengahan tahun 1980-an. 5. Compact CassetteCompact Cassette ini merupakan salah satu bagian dari Magnetic Tape. Media penyimpanan ini dikenalkan oleh Philips pada tahun 1963, namun tidak sampai tahun 1970 menjadi populer. Komputer-komputer, seperti ZX Spectrum, Commodore 64 dan Amstrad CPC menggunakan Compact Cassette atau yang lebih sering disebut dengan kaset ini untuk menyimpan data. 6. Magnetic DrumMagnetic Drum memiliki panjang 16 inch yang bekerja putaran per menit RPM. Media penyimpanan jenis ini digunakan sekitar tahun 1950an sampai 1960an. Media ini digunakan untuk menunjang komputer IBM 650, yang dilengkapi sekitar karakter dari memori utama. 7. DisketDisket ini diperkenalkan pertama kali pada tahun 1969. Saat itu media ini hanya bisa membaca saja atau istilahnya adalah read only. Maksudnya adalah, ketika data tersimpan, data tidak lagi bisa dimodifikasi ataupun dihapus dari dalam Floppy Disk ini. Ukuran media ini hanya sektar 8 inch dan hanya dapat menyimpan data sekitar 80 Kb. 4 tahun kemudian, Floppy Disk yang baru muncul dan dapat menyimpan data sebanyak 256 Kb. 8. Zip DiskZip Disk adalah contoh alternatif penyimpan disket yang berkapasitas lebih besar. Diproduksi oleh Iomega Corp., Zip Disk adalah disk berlapis magnetik berkualitas tinggi yang memiliki kapasitas sebesar 100, 250 bahkan 750 Megabyte. Untuk ukuran 100 Megabyte saja, kapasitasnya telah melampaui 70 kali kapasitas disket biasa. 9. Hard DriveIni merupakan Hard Disk Drive yang pertama kali dibuat. Hard Drive pertama kali dibuat dan diproduksi oleh perusahaan IBM pada tahun 1956 yang kemudian disebut sebagai HDD Generasi pertama. HDD pertama ini ditemukan dan diciptakan oleh Reynold Johnson. HDD ini berlabel RAMAC 305 yang mempunyai kapasitas 5 Mega Bits atau bits dan berukuran 24 inch dan menggunakkan single head dalam pengaksesannya. 10. Hard DiskHard drive pertama yang berkapasitas 500 Gb adalah Hitachi Dekstar 7K. 1 Hard Drive Hitachi ini setara dengan Hard Drive pertama di dunia dari IBM 305 RAMA. Media ini menjadi terkenal karena harganya yang lebih murah serta kapasitasnya yang menjauhi Hard Drive pertama milik IBM. Selain itu proses menyimpan datanya jugaa relatif cepat. 11. Laser DiskTahun 1958, media lain bernama Laser Disk berhasil ditemukan, dan pada tahun 1972 untuk pertama kalinya video disk didemonstrasikan kepada publik. 6 tahun kemudian, sekitar tahun 1978, media ini telah tersedia di pasaran. Hal yang tidak mungkin manusia simpan pada tahun sebelumnya dapat di simpan di media penyimpanan ini. 12. CD, DVD, HD-DVD Dan Blu-RayPerkembangan lebih lanjut dari Laser Disk adalah Compact Disk. Media penyimpanan ini muncul pada tahun 1979 hasil kerja sama Philips dengan Sony. Ukuran Compact Disk ini lebih kecil dibandingkan Laser Disk. Penjualan Compact Disk ini pun mulai meledak di pasaran pada tahun 1982. Kemudian CD ini terus berevolusi menjadi DVD, HD-DVD dan Blu-Ray, yang tentunya memiliki kapasitas penyimpanan yang jauh lebih besar, namun bentuknya tidak berubah. 13. Memory CardMemory Card pertama kali dikeluarkan sekitar tahun 1990-an. Memory Card mengalami evolusi yang cukup besar juga dari segi ukuran dan besar data penyimpanan. Media ini biasanya dipakai pada device atau alat elektronik yang bersifat praktis atau portable seperti ponsel atau kamera. Perkembangan memory ini juga mempelopori keluarnya Flashdisk. 14. USB Flash DrivePada tahun 1999, Amir Ban, Dov Moran dan Oron Ogdan menemukan sistem penyimanan data terbaru, USB Flash Drive atau biasa kita sebut Flashdisk. Tidak seperti memory card yang sering digunakan pada media elektronik portable, media ini biasanya digunakan untuk memindahkan data dari satu komputer ke komputer lainnya atau untuk menyimpan data komputer sebagai backup cadangan. Perkembangan USB ini mengalami perubahan pesat. Dari kapasitasnya yang dulu hanya sampai beberapa Megabyte saja, sekarang ini media USB Flash Drive dapat menyimpan sampai 16 GB. 15. External Hard DiskFungsi dari External Hard Disk ini sama seperti Hard Disk biasa. Bedanya, media ini bisa dibawa kemana-mana tanpa harus membongkar komputer kamu. Biasanya media ini juga digunakan sebagai media penyimpan data cadangan, sama seperti flashdisk. Kapasitas tertinggi untuk media ini telah mencapai 2TB. 16. SSD Solid State DriveNama SSD Solid State Drive mungkin sudah mulai sering terdengar di telinga kita, apalagi kehadiran platform Ultrabook yang kian populer turut mendongkrak popularitas SSD sebagai media penyimpanan. SSD sendiri adalah media penyimpanan berbasis chip Flash yang berjenis Non Volatile Memory. Non Volatile Memory memungkinkan data yang tersimpan di SSD tidak hilang meski aliran listrik terputus. Sedangkan yang berjenis Violatile akan kehilangan data ketika aliran listrik terputus, seperti memory RAM Random Access Memory. 17. Cloud StorageCloud Storage adalah media penyimpanan online, dimana kamu dapat menyimpan data pada server virtual yang tersedia. Dengan adanya Cloud Storage, kamu tidak perlu lagi menyimpan data Anda pada hard drive, CD, ataupun hardware lainnya. Namun untuk bisa menggunakannya kamu memerlukan koneksi internet. 403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID mWSiXjjMlTgQ5mPtXvhhLXpYjDjBLOE6BeXgnrxMgd1Hh6z6DzyrnA== - Perkembangan peradaban manusia dari zaman pra-sejarah hingga zaman modern tidak terlepas dari bidang komunikasi dan informasi. Kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi yang kita nikmati saat ini adalah hasil dari evolusi yang akan tetap terus berlanjut hingga masa merupakan penemuan-penemuan penting dalam perkembangan teknologi informasi dan komunikasi Internet Dilansir dari buku Networking with Microsoft TCP/IP 1996 karya Drew Heywood, perkembangan internet bermula pada tahun 1960an ketika departemen pertahanan Amerika Serikat meluncurkan program Advanced Research Projects Agency Network ARPANET. Baca juga Sejarah Internet Licklider ditunjuk sebagai kepala program ARPANET yang bertujuan untuk menghubungkan komputer-komputer melalui jaringan. Dari program tersebut, konsep internet ditemukan dan terus internet semakin maju pada sekitar tahun 1990-an. Institut Teknologi Massachusetts MIT berhasil menemukan program World Wide Web Consortium dan Tim Berners Lee menemukan program browser yang berbasis jaringan. Pada masa kini internet bisa kita akses dengan menggunakan teknologi tanpa kabel wireless. Televisi Perkembangan televisi bermula dari penemuan Kinescope oleh Vladimir Kozma Zworkyn pada 1923. Valdimir Kozma mampu menciptakan suatu sistem berbentuk penangkapan gambar, transmisi dan sistem receiving. Pada 1939, Vladimir Kozma dan Farnsworth melakukan komersialisasi telvisi dan bisa dinikmati oleh masyarakat luas. Baca juga Biografi Marconi, Penemu Radio yang Selamatkan Penumpang Titanic Satelit Penemuan satelit tidak dapat terlepas dari perlombaan teknologi luar angkasa pada masa Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Media penyimpanan merupakan salah satu bagian dari perangkat personal computer pc yang mengalami evolusi cukup panjang. Evolusi ini didorong oleh tuntutan dan kebutuhan bisnis seiring dengan perkembangan teknologi. Semakin lama kita akan menghadapi ukuran file dan storage yang semakin besar. Dahulu, sebuah foto mungkin hanya berukuran ratusan kilobyte. Karena kecanggihan teknologi fotografi dan kamera yang memungkinkan kita meng capture file dengan resolusi semakin tinggi berakibat pada ukuran file yang semakin besar. Punch Card 1890 Puch Card sendiri merupakan media penyimpanan data mekanis mechanical data-storage pertama. Mampu menampung 80 karakter. Kartu punch berasal dari abad ke-19, ketika digunakan untuk memprogram perangkat mekanis seperti alat tenun dan pemain piano. Kartu punch biasanya digunakan untuk pemrograman komputer sampai tahun 1980-an. Sumber Gambar Meskipun kartu punch sekarang sudah usang sebagai media perekaman, tapi beberapa organisasi masih menggunakan kartu punch untuk menyimpan data hari ini, terutama dalam pemungutan suara. Magnetic Drum 1932 Ini adalah magnetic drum pertama, dan mampu menampung 82 KB, atau sekitar 5 dokumen ekstensi .doc standar. Memory Drum awalnya ditemukan oleh Gustav Tauschek pada tahun 1932. tetapi setelah itu memory drum magnetictidak lagi digunakan. Sampai akhirnya Angkatan laut Amerika Serika mengembangkan codebreakers selama perang Dunia 2. Sumber Gambar Dalam memory drum ini, satu drum memiliki panjang 16 inch dan menampung 40 trek yang berputar pada putaran permenit. Engineering Research Associates ERA melanjutkan pengembangan teknologi dengan proyek Atlas mereka. Memori drum terdiri dari silinder logam panjang yang dilapisi bahan magnetik, dengan deretan kepala baca-tulis yang terletak di poros drum. Williams-Kilburn Tube 1947 Williams-Kilburn Tube merupakan bentuk pertama dari Random Access Memory RAM. Tabung pertama menampung 1024 bit, atau 128 byte, yang dapat memuat sekitar 128 karakter. Anda memerlukan setidaknya 72 dari mereka untuk menyimpan satu file gambar JPG. 1/27 dari 1 file jpeg Sumber Gambar Tabung Williams-Kilburn, ditemukan pada tahun 1947, menampilkan bentuk penyimpanan data secara elektronik untuk pertama kalinya. Perangkat ini berukuran panjang 16 inci, lebar 6 inci, dan menyimpan data dengan menampilkan kisi titik pada tabung sinar katoda, dan mengirimkan muatan statis melalui tabung. Meskipun teknologinya revolusioner, penggunaannya tidak berumur panjang, karena teknologi unggul dikembangkan segera setelahnya. Magnetic Tape Drive 1951 Very Attractive, hehe. Gulungan pita sepanjang 1200 kaki mampu menampung 230 KB data, sekitar 10 PDF atau 23 file .doc yang diformat. Ukuran yang sangat besar untuk saat itu, ya. Sumber Gambar Diciptakan di Jerman pada tahun 1928, pita magnetik pertama kali digunakan untuk menyimpan data pada tahun 1951 di Eckert-Mauchly UNIVAC I. Penggerak pita menggunakan motor untuk memutar pita magnetik dari gulungan ke gulungan, sambil melewatkan kepala pita untuk membaca, menulis, atau menghapus data. Versi yang lebih ringkas dari teknologi ini sudah umum sampai tahun 1980-an, seperti VHS dan kaset. Pita magnetik semakin jarang digunakan untuk backup harian, tetapi karena sifatnya yang murah, pita magnetik masih digunakan untuk pengarsipan data hingga saat ini. Magnetic Core 1951 Sebuah standar baru. Core memory pertama yang digunakan di komputer disimpan kurang lebih 2KB, kira-kira seukuran file gambar PNG kecil atau karakter teks. Sumber Gambar Diciptakan pada tahun 1951, memori inti magnetik pertama kali digunakan di komputer MIT Whirlwind. Memori inti bekerja dengan menyimpan satu bit data pada cincin magnetik kecil, atau inti. Semakin banyak inti magnetik yang Anda masukkan ke dalam memori inti, semakin banyak data yang dapat Anda simpan di dalamnya. Memori inti adalah standar dalam komputasi 1955-1975. Baru-baru ini 2004, sistem memori inti magnetik ditemukan masih dalam pelayanan dalam sistem kontrol telepon. Hard Disk Drive 1956 The Spin Doctor, kira-kira begitu julukannya. Dengan penyimpanan 3,75 MB, HDD pertama memiliki ruang penyimpanan yang cukup untuk menampung seluruh file mp3, 45 detik video resolusi rendah, atau 5 juta karakter teks. Sumber Gambar HDD, pertama kali diperkenalkan oleh IBM pada tahun 1956, memiliki berat lebih dari satu ton dan seukuran lemari es. HDD menyimpan data pada satu atau lebih piringan logam magnetik yang berputar cepat, atau disk. HDD masih ada di mana-mana saat ini, dengan model portabel menjadi lebih kecil, dengan kapasitas penyimpanan yang lebih tinggi, setiap tahun. Solid state drive SSD, yang dibuat oleh Samsung saat ini, hanya berukuran 2½ inci dan dapat menampung 16 terabyte data. Begitu njomplang dengan perkembangan tahun itu ya. Floppy Disk 1967 Sang Icon tombol Save. Floppy disk 8 inci pertama yang dikembangkan memiliki kapasitas 80KB, cukup untuk menampung 8 file .doc yang diformat. Sumber Gambar Floppy disk dikembangkan di laboratorium IBM San Jose pada tahun 1967. Awalnya, floppy disk adalah disk magnetik, maka disebut “flop”. Kemudian, amplop plastik ditambahkan untuk melindungi dari kotoran dan goresan dan berbagai ukuran disk muncul. Pada tahun 1978, lebih dari 10 produsen memproduksi floppy drive 5¼ inci, tetapi Anda mungkin ingat disk 3½ inci yang terbaik. Pada pertengahan 70-an, floppy disk adalah bentuk penyimpanan data portabel yang paling banyak digunakan. Floppy disk memiliki penggunaan yang terbatas saat ini, tetapi secara mengejutkan masih digunakan di pangkalan nuklir AS. Compact Disk 1982 Penyimpanan optik pertama yang sangat portabel. CD memiliki kapasitas 650 – 700 MB. Itu bisa menampung file .doc yang diformat, 140 menit video resolusi rendah, atau, lebih tepatnya, album Radiohead favorit Anda. Sumber Gambar Compact Disc dikembangkan pada tahun 1982 oleh Sony dan Phillips. Meskipun CD hanya berdiameter 12 sentimeter, ketika pertama kali diperkenalkan, CD dapat menampung lebih banyak data daripada hard drive komputer pribadi. Drive CD membaca data yang disimpan pada disk dengan menyorotkan sinar laser terfokus pada permukaan disk. CD merevolusi industri musik pada 1980-an, akhirnya menggantikan piringan hitam dan kaset. Penjualan CD telah dikalahkan oleh musik digital dalam beberapa tahun terakhir, tetapi masih terjual puluhan juta setiap tahun. Zip Drive 1994 The Home of floppy disk. Zip Drive pertama dapat menampung sekitar 100 menit audio MP3. Itu sama dengan 20 menit video resolusi rendah atau 1/7 CD. Sumber Gambar Zip Drive asli adalah sistem penyimpanan floppy disk yang dapat dilepas dengan kapasitas sedang hingga tinggi, yang diperkenalkan oleh Iomega pada akhir tahun 1994. Ini diluncurkan dengan kapasitas 100 MB, tetapi versi yang lebih baru meningkatkan kapasitas dari 250 MB menjadi 750 MB. Beberapa organisasi masih menggunakan Zip Drives hari ini. Digital Video Disk 1995 Compact disc yang lebih besar, ya DVD. DVD pertama memiliki penyimpanan 1,46 GB, cukup besar untuk menampung film pendek atau 2 CD. Beberapa pabrikan membuat cakram dua sisi, satu lapis yang dapat menampung data 9,4 GB. PlayStation 2, Console Game yang menggunakan DVD Juga dikembangkan oleh Sony dan Phillips, selain sejumlah perusahaan teknologi lainnya, DVD muncul pada tahun 1995. DVD menyimpan data menggunakan fungsi optik yang sama dengan CD, dengan kemampuan penyimpanan yang ditingkatkan. Kali ini, DVD mengubah industri film, menghapus Video Home System VHS yang banyak digunakan. Setelah menikmati hari di bawah sinar matahari, DVD itu kemudian dikalahkan oleh cakram Blu-ray 🙂 . SD Card 1999 Size doesn’t matter, kecuali jika Anda mendapatkan penyimpanan data yang lebih kecil dan lebih portabel. SD Card pertama menampung sekitar 64MB, cukup untuk menampung 50 foto atau 13 menit video resolusi rendah yaitu sekitar 1/11 CD. Kapasitas tertinggi kartu SD saat ini adalah 1 Terabyte CMIIW. Sumber Gambar Standar Secure Digital adalah pengembangan bersama oleh SanDisk, Panasonic, dan Toshiba pada tahun 1999. Teknologi ini dibangun di atas iterasi sebelumnya, seperti MultiMediaCard MMC. Kartu SD menggunakan memori flash, yang menyimpan data dalam sel yang terbuat dari floating gate transistor. Ukuran kecil dan tipisnya kartu membuatnya ideal untuk fotografi digital dan videografi. Kemudian, kartu ukuran mini dan micro dirilis. USB Flash Drive 1999 Sang Drive dengan banyak nama. Flash drive pertama yang dikembangkan menampung 8MB, jadi satu atau dua eBook, 90 detik video resolusi rendah atau 800 file .doc. USB Flash Drive terbesar di dunia saat ini memiliki kapasitas 2 Terabyte. Sumber Gambar M-Systems, sebuah perusahaan Israel, mengembangkan USB Flash Drive pada tahun 1999. Bahasa sehari-hari dikenal sebagai thumb drive, pen drive, jump drive, disk key, disk on key, flash-drive, atau memory stick. Mirip dengan kartu SD, USB flash drive menggunakan memori flash. USB flash drive menjadi populer sebagai perangkat penyimpanan portabel karena kemudahan menghubungkannya ke port USB komputer untuk transfer data. Blue Ray Optical Disk 2003 The Disk. The Myth. Legenda. Disk definisi tinggi ini mendukung dan menyimpan 25 GB video definisi tinggi pada 1080p, yaitu sekitar 36 CD. Sony telah mendongkrak penyimpanan cakram optik hingga 3,3 terabyte hari ini. Dimaksudkan untuk menjadi penerus DVD, cakram optik Blu-ray dikembangkan oleh konsorsium industri teknologi. Sementara DVD lama hanya mampu resolusi 480p, Blu-ray menukik dengan lebih dari dua kali lipat kapasitas. Nama itu berasal dari laser biru dengan panjang gelombang yang relatif pendek yang mampu membaca kepadatan data yang lebih tinggi pada disk dibandingkan dengan red laser yang digunakan untuk membaca DVD. Cloud Data Storage 2006 Fleksibel, murah dan mudah. Sekarang, kapasitas penyimpanan Anda hanya bergantung pada paket yang dapat Anda bayar. Pilihannya tidak terbatas. Semua sistem penyimpanan data berbasis web pertama adalah Layanan PersonaLink, diluncurkan oleh AT&T pada tahun 1994. Amazon Web Services meluncurkan AWS S3 pada tahun 2006, sebagian memulai tren menuju penyimpanan data cloud besar-besaran. Dengan penyimpanan cloud, basis data jarak jauh digunakan untuk menyimpan informasi, yang dapat diakses kapan saja melalui akses internet. Seiring dengan peningkatan teknologi cloud, penyimpanan cloud akan menjadi semakin murah. Please follow and like us Post Views 1,042 What Business Owners Need to Know About Data Growth and Sprawl With an unprecedented increase in data creation, enterprises are being challenged to find new ways to manage increasing volumes of information while using it to improve their business outcomes. This constant stream of data comes from sources such as factory sensors, consumer smartphones, and Internet of Things IoT devices at the edge. How businesses cope with the increasing growth and sprawl of data will have a huge impact on their success moving forward. As Seagate's Rethink Data report notes, data volume, sources, and traffic are expanding faster than many enterprises can handle. But managing the increasing flow of data requires an understanding of how networks are evolving. Businesses must understand how data at the edge fits into today's computing ecosystem. Defining Data Growth and Sprawl Data growth is the percentage that the overall datasphere increases over time. This encompasses every source of data. By contrast, data sprawl is about the number of data centres and processing locations, as well as how far data is spreading geographically. Sprawl exists throughout various configurations — from endpoint devices through the edge and to public and private clouds. Three factors will be primarily responsible for data growth and sprawl over the next few years. First is the increasing use of analytics. Business analytics and artificial intelligence AI applications are just two examples of enterprise analytics tools that require more data in different locations. Second, the proliferation of IoT devices is increasing the number of data sources and increasing data traffic to core infrastructure such as on-premises and cloud servers. Finally, cloud migration initiatives are taking information that would otherwise exist on local devices or drives into centralized public cloud and private cloud data centre servers for accessibility and analytics purposes. Increasing demands on enterprise IT infrastructure reflect how this growth in analytics, IoT, and data in motion naturally leads to greater sprawl. Seagate's Rethink Data report shows how both sprawl and fragmentation is on the rise. Today, approximately 30% of data storage takes place in internal data centres, 20% in third-party data centres and 19% at the edge. Data storage also takes place in cloud repositories or other locations, representing another 30%. This distribution isn't likely to change over the next two years, meaning that enterprise storage environments will remain dispersed for the foreseeable future. Once enterprises gain clear insights into how information quantity and locations are multiplying, they can begin developing management strategies that encompass all data sources — including the edge. Edge Data's Contribution to Growth The edge isn't a thing; it's a location. The edge is the outer boundary of the network, where real-time decision making takes place. The edge is located as close to the actual data source as possible, which is often found hundreds or thousands of miles away from the nearest enterprise or cloud data centre. The Rethink Data report notes that as edge data sources proliferate, devices and sensors are found everywhere — from manufacturing production lines to office buildings. Edge computing initially has been seen as “a decentralized swing of the pendulum," Bob Gill, research vice president at Gartner, noted in a 2018 paper. According to Gill, decentralization via the edge solved two critical cloud challenges cost and latency. Edge processing can be faster when data doesn't have to travel to and from a cloud server — and in many instances, it can also be cheaper. This means enterprises can unlock some of the analytics value of edge data at the edge, for real-time decision making, before sending it on to core or cloud data centres to unlock further value. Billions of IoT devices in the field are enhancing data collection capabilities exponentially. Meanwhile, software and hardware advances have made AI more practical, cost-efficient, and accessible to the average enterprise. Innovations in edge data centre facilities also allow businesses to unlock mass amounts of value at the edge. But for businesses to access the benefits of data’s full value, they need to be able to not only collect, store, and process edge data, but also to transfer more data from the edge to core data centres. As data growth and sprawl outside the traditional data centre increases, the cloud will begin to merge with the edge. As noted in the Rethink Data report, the expectation that edge data will be stored for only a short period of time — until it’s analysed or processed before moving relevant data to the core — doesn’t mean the future is the cloud versus the edge. Rather, it's the cloud and edge working as one. Managing Data Sprawl at the Edge Edge data storage has been growing at a faster rate than core data storage. At the same time, however, the volume of data that organisations transfer from the edge to the core is set to increase from 8% to 16% over the next two years. To manage this increased processing of edge data — both at the edge and later in core data centres — information management plans must enable faster and easier data transmission from start to finish. Data mobility should be facilitated across endpoints, the edge, and private, public, or industry clouds. To prevent data from becoming siloed from and inaccessible to the larger enterprise data infrastructure, enterprises must manage and organise data storage at the edge. The edge can be particularly susceptible to silos if traffic from endpoint devices isn't properly coordinated. But the benefits of data and computing at the edge are profound. In particular, more information can be collected and curated for in-depth analysis by AI and business analytics software than under a model dedicated solely to on-premises or cloud data centre infrastructure. To manage edge growth and sprawl more effectively, businesses will need to employ edge architecture that can conduct storage and analysis of latency-sensitive information in real time, while also enabling distributed computing to perform analysis of streaming data from the edge. As the Rethink Data report underscores, innovation isn't driven by trends. Creating value under constraints is what drives new solutions. And that's precisely what growth and sprawl at the edge are doing for businesses and their IT partners. Enterprises can expect to see unprecedented data growth due to the massive uptick in IoT devices and the increased use of business analytics and AI tools. To begin managing and profiting from growth and sprawl, enterprises need a solid data management plan and a cost-efficient technology stack. Together, they must enable data to be moved easily between edge and core, at the right time, depending on what value is to be extracted from the data. Read more about how enterprises can put more of their available business data to work in the full Rethink Data report from Seagate.

jelaskan perkembangan sistem transmisi dan penyimpanan data hingga saat ini